Peran Kelinci dalam Pertanian Organik
- 2 tahun yang lalu
- Organic Farming

Pertanian organik menyandarkan kegiatanya pada siklus energi alami dalam satu hamparan. Sehingga penggunaan input dari luar harus ditekan seminimal mungkin. Konsekwensinya budidaya pertanian organik harus menyiapkan unit produksi pupuk secara mandiri.
Tiga aktor utama dalam pertanian organik adalah tanaman, ternak, dan mikroba atau jamur. Tanaman sebagai penghasil komoditi. Ternak bisa diperlakukan sebagai komoditi namun dalam konteks pertanian diambil kotoran dan urinnya untuk pupuk. Sedangkan mikroba dan jamur digunakan untuk mempercepat penguraian.
Arista Montana mengembangkan ternak kambing, domba, ayam, dan kelinci sebagai sumber pupuk. Kelinci diambil kotoran dan urinnya. Karena diambil urinnya, kandang kelinci dirancang khusus agar bisa menampung dan mengalirkan cairan urin.
Kotoran kelinci mengandung nitrogen yang tinggi,fosfor, dan kalium. Nitrogen merupakan komponen utama dalam pembentukan asam amino, yang merupakan bahan dasar pembentukan protein. Sementara protein sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembagan tanaman.
Nitrogen berperan penting dalam pertumbuhan daun, batang, dan akar. Tanaman yang mendapatkan nitrogen yang cukup akan memiliki pertumbuhan vegetatif yang baik, daun lebih hijau, dan akar yang berkembang dengan baik. Nitrogen juga berperan penting dalam pembentukan klorofil. Sehingga kecukupan nitrogen akan meningkatkan kemampuan tanaman untuk menangkap sinar matahari dan mengubah menjadi energi kimia melalui fotosintesis. [ Jay ]
- Tanggal Publikasi: Sabtu, 27 Mei 2023 17:30 WIB
Produk, Tanaman, Burung Terbaru
Head Lettuce (Lactuca Sativa)
Head Lettuce adalah jenis...
Labu Kuning (Cucurbita Maxima)
Siapa sangka Labu Kuning...
Telur Ayam Kampung
Telur ayam adalah salah...
Genjer (Limnocharis flava)
Genjer adalah sejenis...
Sawi Putih (Brassica Rapa)
Sawi putih adalah salah...
Cabai Hijau (Capsicum Annum)
Sulit membayangkan bahwa...
Grand Rapids (Lactusa Sativa L.var New Grand Rapids)
Selada Grand Rapids adalah...
Sintrong (Crassocephalum crepidioides)
Sebenarnya Sintrong adalah...
Baby Romaine (Lactuca Sativa)
Baby Romaine adalah jenis...
Tatsoi (Brassica Narinosa)
Tatsoi termasuk dalam...
Lidah Buaya (Aloe Vera)
Lidah buaya adalah tanaman...
Ubi Jalar (Ipomoea Batatas)
Indonesia kaya akan jenis...
Jantung Pisang (Musa Paradisiaca)
Pisang termasuk tanaman...
Kembang Kol (Brassica Oleracea)
Kembang kol diperkirakan...
Blustru (Luffa Aegyptiaca)
Blustru adalah sayuran...
Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris)
Kacang merah adalah tanaman...
Kale Nero (Brassica Oleracea)
Kale Nero sering juga...
Jagung Manis (Zea Mays Saccharata)
Meskipun bukan tanaman...
Lobak (Raphanus Sativus)
Meskipun Lobak tidak...
Buncis (Phaseolus Vulgaris)
Buncis diperkirakan masuk...
Kecipir (Psophocarpus Tetragonolobus)
Tampilan kecipir sangat...
Basil (Ocimum Basilicum)
Basil sebenarnya masih...
Akar Alang-Alang (Imperata Cylindrica)
Alang-alang sering diperlakukan...
Antanan (Gotukola - Centella Asiatica)
Anatanan termasuk gulma...
Alpukat (Persea Americana)
Alpukat (Persea Americana) Beberapa...
Bayam (Amaranthus)
Bayam adalah salah satu...
Bawang Kucai (Allium Fistulosum)
Bawang Kucai mempunyai...
Aragula Italiano (Eruca Sativa)
Arugula Italiano juga...
Tomat (Solanum Lycopersicum)
Tanaman tomat termasuk...
Artikel Terbaru
Biji-bijan telah menjadi...
Pandan HutanPandan...
Budidaya pertanian...
Kebun raya Bogor adalah...
Salah satu topik yang...






