Kebun Raya Bogor 3 Tertua Dunia

Kebun raya Bogor adalah salah satu dari 3 kebun raya tertua di dunia. Yang pertama adalah Orto Botanico di Padova, Italia, yang diinisiasi tahun 1545 dan memiliki lebih dari 6000 species tanaman. Kedua adalah Royal Botanic Gardens di Kew, Inggris yang didirikan pada tahun 1759 dan mendapat pengakuan sebagai Situs Warisan Dunia dari UNESCO. Kebun raya Bogor berada di peringkat ketiga yang didirikan pada tahun 1817 oleh Thomas Stamford Raffles, gubernur jendral Hindia Belanda pada masa Inggris.

 Kebun raya Bogor berada di areal seluas 87 hektar dan mempunyai koleksi 12.531 jenis tanaman, sehingga menjadi kebun raya terlengkap di dunia. Salah satu icon kebun raya ini adalah bunga bangkai Rafflesia Padma yang berhasil dikembangbiakkan pertama kali oleh peneliti dari Indonesia. Bunga bangkai sangat sulit diserbuk untuk mendapatkan benih yang bisa dikecambahkan. Pohon Titan Arun ini menjadi terkenal setelah dibawa oleh penelitinya, Sofi, ke Korea. Ada juga pohon leci (Litchi Chinensis) yang sudah berumur 194 yang didatangkan dari Tiongkok.

 Hamparan kebun raya Bogor pada mulanya adalah hutan buatan untuk melindungi tanaman langka yang dibangun Prabu Siliwangi yang memerintah Kerajaan Sunda, seperti yang diinformasikan dalam prasasti batutulis. Setelah kerajaan Sunda runtuh, wilayah ini dikuasai oleh VOC, dan dibangunlah taman. Setelah Inggris menginvasi Jawa, Raflles mengubah halaman depan istana menjadi kebun raya bergaya Inggris klasik yang bertahan sampai sekarang. Olivia, istri Raffles, yang meninggal di Batavia, karena pengabdiannya, dibuatkan monumen peringatan di dalam kompleks kebun raya ini.

 Laboratorium Treub di kebun raya Bogor mencatat penemuan penting oleh peneliti Hans Fitting dan Boysen Jensen yang berhasil menemukan hormon pertumbuhan tanaman, auksin. Penemuan ini sangat berharga karena memberikan kontribusi besar pada dunia pertanian modern di seluruh dunia.

 Ke depannya kebun raya Bogor diharapkan mengarusutamakan tujuan riset dan konservasi untuk kemajuan Indonesia.


  • Tanggal Publikasi: Rabu, 28 Jun 2023 00:00 WIB
Produk, Tanaman, Burung Terbaru
Artikel Terbaru

Biji-bijan telah menjadi...

  Pandan HutanPandan...

Salah satu topik yang...

Pertanian organik menyandarkan...